Mengenal asal-usul dan perkembangan Nagari Pauah dari dulu hingga sekarang.
Menurut cerita turun temurun dari orang tua, nama Pauah berasal dari salah satu nama jenis tanaman pohon yang berbuah asam yang sangat digemari. Konon dulunya banyak tumbuh pohon yang berbuah asam ini tumbuh subur dan besar-besar batang pohonnya, atas kebiasaan-kebiasaan inilah nenek moyang kita dulu memakai nama dan bertutur bahasa Pauah. Ada seorang Nenek moyang Nagari Pauah yang terkenal cantik dan molek yang bernama PUTI SANGKAR BULAN yang tinggal dikampung tua yang sampai sekarang masih bernama Balai Durian. Masa perpindahan penduduk dialam Minang Kabau dalam perluasan daerah dan mencari tempat tinggal yang baru, konon kabarnya pendatang pertama Nagari Pauah adalah dari suku mande nan hilang atau madailing, yang datang dari Utara-Rao Nagari Lasuang Batu tempat ini dinamakan Pauah karena ada batang Pauah. Maka bernamalah kampung Pauah, Pauah pada zaman dahulu banamo Pauah Ujuang Tanjuang. Nagari Pauah yang dikelilingi oleh bukit Gadang(Bukit Barisan) dan Bukit kaciak.
Pucuak bulek Nagari Pauah adalah Datuak Majoindo, dengan penghulu kampung yang membunyai suku:
Sejarah pemerintahan Nagari Pauah sejalan dengan perjalanan Pemerintahan Belanda di Indonesia. Dalam sejarahnya Pemerintahan Nagari Pauah dibuat menjadi 3 (tiga) fase:
Pemimpin Nagari pada zaman Belanda disebut kepala lareh (kepala kelarasan) pada zaman itu terdapat beberapa Kepala Laras.
Pada zaman kemerdekaan Wali Nagari dikenal pada mulanya Angku Palo atau Kepala Nagari. Dengan Kepala Nagarinya sebagai berikut:
| NO | KEPALA NAGARI | PERIODE |
|---|---|---|
| 1 | BONE | 1940 |
| 2 | DJAMARAN | 1940 |
| 3 | HASAN BASRI NAN BAGADIANG | 1960-1970 |
| 4 | ZAINAL BAHRI | 1970-1980 |
Dan masing-masing desa dan kelurahan dipimpin oleh seorang Kepala Desa dan Lurah.
Pada tahun 2001 Nagari Pauah resmi kembali ke sistem Pemerintahan Nagari sebagi perwujudan Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Pemerintahan Nagari. Sampai sekarang ini telah ada 4 (empat) Wali Nagari semenjak kembalinya kepemerintahan Nagari yaitu:
| NO | WALI NAGARI | PERIODE |
|---|---|---|
| 1 | MUKSININ | 2001-2006 |
| 2 | ERIZAL, SH | 2006-2008 |
| 3 | RAYMON ANDESTA | 2008-2014 |
| 4 | RAYMON ANDESTA | 2014-2020 |
| 5 | DEDI RAHAMADANI | 2020-2026 |
| NO | KEPALA NAGARI | PERIODE |
|---|---|---|
| 1 | BONE | 1940 |
| 2 | DJAMARAN | 1940 |
| 3 | HASAN BASRI NAN BAGADIANG | 1960-1970 |
| 4 | ZAINAL BAHRI | 1970-1980 |
| 1 | MUKSININ | 2001-2006 |
| 2 | ERIZAL, SH | 2006-2008 |
| 3 | RAYMON ANDESTA | 2008-2014 |
| 4 | RAYMON ANDESTA | 2014-2020 |
| 5 | DEDI RAHAMADANI | 2020-2026 |